Lu pernah denger berita² tentang pemerkosaan? dan atau hal2 yg senada dgn peristiwa itu?. Sesat. Setan alas!. Tapi, lu pasti akan lebih terguncang kala hal itu terjadi pada temen deket lu sendiri. Runyam.
Malam ini, gue hadir di acara screening film. Acara apresiasi film dan sharing. Tapi, malam ini gue(maaf sebelumnya aku gunakan diksi "gue", gapapakan?_oke) tapi malam ini gue ga bisa fokus, sulit menikmati alur cerita di film² yg ditontonkan. Gelisah. Gundah. Patah hati patah jiwa kali. Kecewa. Sebenarnya gue heran sama temen aku yg dia itu cewe baik dan yg paling mengancam itu dia pay perhatian bgt gitu ke aku. Awalnya aku ya biasa aja sih, but ↓
Tapiiii, tadi siang gue mbaca di blognya dia menuliskan cerita bahwa dia pernah berhubungan tubuh dgn mantannya. Sesaaat!. Gue sebagai temen aja merasa cemburu dab. 9:3»«3. Soal rincian blognya gausah aku paparkan di sinilah ya. Aku sendiri bingung knapa ia melakukan hal itu. Mengapa dia pasrah. Dan yg paling bikin gue bingung nih. Ngapain dia tulis tuh pengalaman yg kaya gitu di blog. Why???. Aku juga menangis ketika hati bertanya kpd Tuhan. Mengapa Kau temukan aku dgn teman yg demikian? Harus kah aku akui ini adalah takdir. Ya sebenernya aku yakin bahwa semua skenario Tuhan ini pasti punya tujuan. Namun, ya Allah. Aku bener2 muak dengan hal itu, pikiran ku penuh dengan pandangan negative ke dia tentunya dan rasanya ingin kutanyakan ke dia. Apakah tulisan itu benar adanya?,namun aku takut itu akan membuatnya salah arah. ya memang benar itu masa lalu, bukan sekarang, itu masalalunya. Tapi ↓↓gue takut deket² sama org yg gituan. Ya memang di depanku dia itu baik.Sejatinya ini bukan zona kewenanganku mengurusi urusan orang lain. Tapi Beberapa hari yg lalu aku berfikir dia bakal jadi temen best aku di sini. Tapi ngeliat masa lalunya itu. Wew, serem. Gua pilih ngehindarlah. Iam afraid. Cari aman.
Mungkin pandanganku ke dia ga bisa pulih. Aku jd prasangka buruk ke dia selamanya. Dan dia ga tau aku tahu ttg tulisan itu. Hati dan pikiranku udah kaya kertas yg diremas dalam genggaman erat. Kertas itu ga bisa pulih sperti sedia kala meski lu pake setrika.
Ibroh sementara yg bisa gue ambil dr Pengalaman ini adalah, jgn nilai org dr penampilannya.
Ya semogalah dia bener² berubah jadi lebih baik~entahlah
Malam ini, gue hadir di acara screening film. Acara apresiasi film dan sharing. Tapi, malam ini gue(maaf sebelumnya aku gunakan diksi "gue", gapapakan?_oke) tapi malam ini gue ga bisa fokus, sulit menikmati alur cerita di film² yg ditontonkan. Gelisah. Gundah. Patah hati patah jiwa kali. Kecewa. Sebenarnya gue heran sama temen aku yg dia itu cewe baik dan yg paling mengancam itu dia pay perhatian bgt gitu ke aku. Awalnya aku ya biasa aja sih, but ↓
Tapiiii, tadi siang gue mbaca di blognya dia menuliskan cerita bahwa dia pernah berhubungan tubuh dgn mantannya. Sesaaat!. Gue sebagai temen aja merasa cemburu dab. 9:3»«3. Soal rincian blognya gausah aku paparkan di sinilah ya. Aku sendiri bingung knapa ia melakukan hal itu. Mengapa dia pasrah. Dan yg paling bikin gue bingung nih. Ngapain dia tulis tuh pengalaman yg kaya gitu di blog. Why???. Aku juga menangis ketika hati bertanya kpd Tuhan. Mengapa Kau temukan aku dgn teman yg demikian? Harus kah aku akui ini adalah takdir. Ya sebenernya aku yakin bahwa semua skenario Tuhan ini pasti punya tujuan. Namun, ya Allah. Aku bener2 muak dengan hal itu, pikiran ku penuh dengan pandangan negative ke dia tentunya dan rasanya ingin kutanyakan ke dia. Apakah tulisan itu benar adanya?,namun aku takut itu akan membuatnya salah arah. ya memang benar itu masa lalu, bukan sekarang, itu masalalunya. Tapi ↓↓gue takut deket² sama org yg gituan. Ya memang di depanku dia itu baik.Sejatinya ini bukan zona kewenanganku mengurusi urusan orang lain. Tapi Beberapa hari yg lalu aku berfikir dia bakal jadi temen best aku di sini. Tapi ngeliat masa lalunya itu. Wew, serem. Gua pilih ngehindarlah. Iam afraid. Cari aman.
Mungkin pandanganku ke dia ga bisa pulih. Aku jd prasangka buruk ke dia selamanya. Dan dia ga tau aku tahu ttg tulisan itu. Hati dan pikiranku udah kaya kertas yg diremas dalam genggaman erat. Kertas itu ga bisa pulih sperti sedia kala meski lu pake setrika.
Ibroh sementara yg bisa gue ambil dr Pengalaman ini adalah, jgn nilai org dr penampilannya.
Ya semogalah dia bener² berubah jadi lebih baik~entahlah






2 comments:
wih (y), di dunia ini orang baik ono 2 fam,
1 = wong sing wis sejatine dipageri ket seko bayi, ra etuk neko2 dan sing lian2e.
2 = wong sing ''dahulu'' ne elek tetapi berusaha memperbaiki dengan berbuat agak "baik" , antara orang baik 1 dan 2 apakah beda?, sama fam, sama2 orang yang baik . . hahaha, mungkin sing di tuliskan diatas (semoga) termasuk nomor 2 fam .
aku juga punya temen yg mungkin ga separah itu, cuman hampir separah itu. tp bagiku sih tetep parah. sama juga pandanganku jadi buruk ke orang itu. takut juga, jijik juga. dan parahnya dia orang yg sebenernya tau itu larangan. gile gak sih --" Selain yg nglakuin, keknya yg tau itu juga saya, soalnya dia crita ke saya, parah sangat. trus saya jadi merasa ikut nanggung gitu? kan saya juga tau? trus piye? pada akhire cuma diam hzzz
Post a Comment