"What's up Buddy!" "Assalamu'alaikum"
I'm Faishal Amri, you can call me Fais, Amri, Isal, Ical, Fahri, Fahmi or famri. Well, I was born on Wed June 11st '97. Wonogiri is a wonderfull place for me, cause I had born there. Now, I live in Solo. "Solo The Spirit Of Java". I study in Senior High school for this year 2012 till 2015.
*Untuk cita cita sih banyak bro.
Ada cerita panjang mengenai cita- cita:
2014
Cita- Cita yang pernah mengalir deras di benakku diantaranya:
1. tentara, dulu aku pernah igin jadi tentara. mungkin karena aku suka dengan style-nya. "He,ojo dadi tentara, tentara kuwi gajine sithik" ketus kakakku bicara begitu. namun siapa peduli omongan orang lain ketika keninginan sedang menggebu- gebu, meski yang bicara kerabat sendiri.Begitu lama keinginan jdi tentara itu bersemayam di pikiranku hingga suatu saat keinginan itu hilang begitu saja.
2. pilot, awal dari cita- cita ini ketika seringnya aku melihat pesawat di langit gemolong, sebuah kecamatan di sragen city, tempat aku dulu bersekolah. banyak kali aku melihat manuver- manuver lihai yang di lakukan pilot pesawat di sana, di atas awan. Dengan tegas aku menyampaikan keinginan tu kepada ayah ibu di rumah. "Ya baik, asal kamu suka dan serius jadi pilot, sekolahlah dengan baik" jawaban dari ortuku. Jadi pilot itu harus pintar, cerdas, cekatan, disiplin tinggi, tanggung jawab, dan watak- watak lain yang senada dengan itu. Tapi satu hal yang agak membuatku enggan menjadi pilot, sekolahnya tidaklah murah, so expensive.
3. Pengusaha, belum pernah sebelumnya aku berpikir tuk jadi pengusaha. "Rich dad and poor dad" begitu judul buku karangan Robert T. Kyosaki, pengusaha yang berkecimpung dalam dunia properti itu banyak menginspirasi jiwaku. Ia menyesalkan ayahnya yang begitu banting badan dalam bekerja dan sarat dengan materi. Meski begitu ia menganggap ayahnya sebagai orang miskin. Beda dengan ayah yang satunya(ayah temannya, seorang pengusaha, yang ia anggap sebagai ayah ke-dua)seorang yang pernah mengajarinya bisnis, walau sekiranya membuat waktu bermain Robert berkurang. Ia salut dengan ayahnya yang ke-dua ini, sedikit bekerja banyak uangnya, tidak banyak uang yg dimakan oleh pemerintah seperti ayah yaang satunya sebagai pegawai. Dengan begitu Robert menyebut ayah yang ke-dua ini sebagai "Rich dad", ayah yang kaya. Jujur setelah membaca buku itu aku merasa bahwa sekolah itu tidak berguna hanya sia- sia belaka. Setelah membaca buku itu aku sangat ingin menjadi pengusaha atau pedagang. "ko pedagang?", aku membaca buku lain, mengenai dunia bisnis. Aku mendapati bahwa " Sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu dari perniagaan", Wuih....keren, jadi yang banyak duit itu bukan karyawan, pegawai, bukan ini dan itu. Pedaganglah yang kaya. "lantas mengapa aku ingin jadi kaya?" ~to be continue
apapun jadinya akunanti do'a in aku, bisa bermanfaat untuk orang lain.
I'm Faishal Amri, you can call me Fais, Amri, Isal, Ical, Fahri, Fahmi or famri. Well, I was born on Wed June 11st '97. Wonogiri is a wonderfull place for me, cause I had born there. Now, I live in Solo. "Solo The Spirit Of Java". I study in Senior High school for this year 2012 till 2015.
Today, I live in Yogyakarta. Study on Institut of The Art Yogyakarta.
*Untuk cita cita sih banyak bro.
Ada cerita panjang mengenai cita- cita:
2014
Cita- Cita yang pernah mengalir deras di benakku diantaranya:
1. tentara, dulu aku pernah igin jadi tentara. mungkin karena aku suka dengan style-nya. "He,ojo dadi tentara, tentara kuwi gajine sithik" ketus kakakku bicara begitu. namun siapa peduli omongan orang lain ketika keninginan sedang menggebu- gebu, meski yang bicara kerabat sendiri.Begitu lama keinginan jdi tentara itu bersemayam di pikiranku hingga suatu saat keinginan itu hilang begitu saja.
2. pilot, awal dari cita- cita ini ketika seringnya aku melihat pesawat di langit gemolong, sebuah kecamatan di sragen city, tempat aku dulu bersekolah. banyak kali aku melihat manuver- manuver lihai yang di lakukan pilot pesawat di sana, di atas awan. Dengan tegas aku menyampaikan keinginan tu kepada ayah ibu di rumah. "Ya baik, asal kamu suka dan serius jadi pilot, sekolahlah dengan baik" jawaban dari ortuku. Jadi pilot itu harus pintar, cerdas, cekatan, disiplin tinggi, tanggung jawab, dan watak- watak lain yang senada dengan itu. Tapi satu hal yang agak membuatku enggan menjadi pilot, sekolahnya tidaklah murah, so expensive.
3. Pengusaha, belum pernah sebelumnya aku berpikir tuk jadi pengusaha. "Rich dad and poor dad" begitu judul buku karangan Robert T. Kyosaki, pengusaha yang berkecimpung dalam dunia properti itu banyak menginspirasi jiwaku. Ia menyesalkan ayahnya yang begitu banting badan dalam bekerja dan sarat dengan materi. Meski begitu ia menganggap ayahnya sebagai orang miskin. Beda dengan ayah yang satunya(ayah temannya, seorang pengusaha, yang ia anggap sebagai ayah ke-dua)seorang yang pernah mengajarinya bisnis, walau sekiranya membuat waktu bermain Robert berkurang. Ia salut dengan ayahnya yang ke-dua ini, sedikit bekerja banyak uangnya, tidak banyak uang yg dimakan oleh pemerintah seperti ayah yaang satunya sebagai pegawai. Dengan begitu Robert menyebut ayah yang ke-dua ini sebagai "Rich dad", ayah yang kaya. Jujur setelah membaca buku itu aku merasa bahwa sekolah itu tidak berguna hanya sia- sia belaka. Setelah membaca buku itu aku sangat ingin menjadi pengusaha atau pedagang. "ko pedagang?", aku membaca buku lain, mengenai dunia bisnis. Aku mendapati bahwa " Sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu dari perniagaan", Wuih....keren, jadi yang banyak duit itu bukan karyawan, pegawai, bukan ini dan itu. Pedaganglah yang kaya. "lantas mengapa aku ingin jadi kaya?" ~to be continue
apapun jadinya akunanti do'a in aku, bisa bermanfaat untuk orang lain.








2 comments:
what?
Post a Comment